4 Gangguan Psikologi yang Terjadi Akibat Sering Gunakan Media Sosial

4 Gangguan Psikologi yang Terjadi Akibat Sering Gunakan Media Sosial

PrimaDaily – Tahukah Anda bahwa akibat dari menggunakan teknologi dan media sosial yang terlalu berlebihan dapat memicu gangguan psikologi. Seperti perubahan perilaku yang terjadi pada diri.

Padahal kita tahu bahwa, teknologi dan media sosial juga memiliki manfaat. Salah satunya bisa berkomunikasi dengan cara jarak jauh. Selain memiliki manfaat, juga mengakibatkan perubahan perilaku sosial bila menggunakan teknologi dan media sosial tanpa dibatasi.

Gangguan psikologi apa saja yang dapat terjadi pada diri kita akibat penggunaan teknologi dan media sosial secara berlebihan?  Berikut ini akan dijelaskan ganguan psikologi yang akan terjadi pada diri adalah:

1. Anti Sosial

Dalam ilmu kejiwaan, anti sosial disebut juga dengan schizoid. Namun dapat diartikan gangguan kepribadian yang cendrung kepada menghindari hubungan dengan orang lain. Jika Anda memiliki pribadi anti sosial, maka kecanduan terhadap media sosial dapat memperparah kondisi psikologisnya. Si penderita akan lebih senang berinteraksi di dunia maya dari pada kontak sosial secara langsung.

2. Anoreksia dan Bulimia Nervosa

Kedua hal itu merupakan gangguan perilaku makan, tetapi memiliki perbedaan dalam gejalanya. Kalau menderita bulimia cenderung memiliki bentuk tubuh lebih normal dibandingkan anoreksia. Karena penderita tersebut memakan makanan yang sangat sedikit. Apabila ia makan banyak, kemudian ia akan memuntahkannya  kembali makanan itu

Kedua ganguan psikologi itu bisa muncul karena disebabkan adanya body shaming di media sosial. Sehingga seseorang akan mengalami gangguan tersebut, karena cendrung terpengaruh pada komentar orang lain terhadap dirinya.

Misalnya ingin memiliki tubuh yang ideal,  itulah yang menyebabkan seseorang terobsesi. Hal ini tentu bukan hanya tidak baik bagi psikologis, tetapi juga kesehatan fisik penderitanya.

3. Megalomania

Gangguan psikologis megalomania adalah obsesi yang berlebihan terhadap diri sendiri. Si penderita akan merasa menjadi seseorang yang hebat dan selalu ingin menjadi pusat perhatian.

Makanya si penderita selalu ingin dihormati dan dipuji oleh orang lain, dan ia pun sangat mudah untuk meremehkan lingkungan sekitar. Hal itu akan dicurahkan lewat tulisan yang ditulis di media sosial.

4. Nomophobia

Nomophobia adalah gangguan psikologi yang dipengaruhi oleh ketergantungan seseorang terhadap gadget. Si penderita akan selalu merasa cemas yang berlebihan jika tidak menggunakan gadget.

Bahaya dari nomophobia sendiri yaitu penderitanya akan lebih banyak menghabiskan waktu mereka dengan gadget, sehingga waktu sosial mereka tidak ada. Hal tersebut tentu mengganggu hubungan sosial dan juga waktu produktif dirinya.