Chairul Tanjung, Orang Terkaya Ke-9 di Indonesia

Chairul Tanjung, Orang Terkaya Ke-9 Se Indonesia

PrimaDaily– Chairul Tanjung adalah salah satu orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan versi majalah forbes,  kekayaan Chairul Tanjung mencapai USD 3,2 miliar, dari angka tersebut membawanya ke posisi 9 dari daftar orang terkaya di Indonesia.

Chairul Tanjung adalah pendiri dari CT Corp, kelompok perusahaan yang berada di atas nama-nama perusahaan ternama seperti Trans Corpora yang bergerak di bidang media, PT Mega Corpora di bidan keuangan, PT Trans Property, dan masih banyak lagi.

Kesuksesan Chairul ini tidak terlepas dari dukungan yang dilimpahkan oleh orang tua atau keluarganya. Dia berjuang untuk bisa menjadi sukses.

Dari Keluarga yang Sederhana

Beberapa pengusaha memang datang dari keluarga yang memiliki kekayaan yang banyak, namun tidak bagi keluarga Chairul Tanjung. Pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1952, ini datang dari keluarga yang terbilang sederhana.

Ayah Cahirul Tanjung merupakan seorang wartawan dari sebuah surat kabar kecil. Sayangnya, Chairul harus melihat ayahnya kehilangan pekerjaan karna kantor ayahnya bekerja ditutup. Akibat dari yang dialami ayahnya, membuat Chairul dan keluarganya harus menjual rumah agar bisa bertahan hidup.

Meski hidup dalam keterbatasa, tidak membuat Chairul menjadi pribadi yang pasrah. Ia adalah orang yang tekun dan memiliki jiwa juang yang tinggi.

Selama berkuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Chairul merintis usaha fotokopi yang ia buka di bawah tangga gedung fakultasnya. Selain itu, ia juga pernah membuka bisnis kaos dan buku-buku kuliah.

Hobi berbisnisnya pun terus berlanjut. Kemudian, Ia pernah membuka bisnis yang lebih besar, yaitu bisnis peralatan laboratorium dan kedokteran di sebuah toko yang ia buka di daerah Senen, Jakarta Pusat. Namun jalannya selalu tidak lancar dalam menekuni sebuah bisnis.

Bisnis peralatan laboratorium dan kedokteran yang ia bangun dari awal tersebut terpaksa harus gulung tikar, Namun, ia tetap berusaha mencoba dengan bisnis yang lain.

Bermodalkan uang pinjaman sebesar Rp 150 juta, Chairil membuka bisnis ekspor sepatu anak-anak bersama kawannya. Bisnis tersebut ia buka di bawah naungan PT Pariarti Shindu Utama. Bisnis tersebut berjalan lancar, tapi Chairul memutuskan  untuk meninggalkan ketiga temannya tersebut dengan alasan berbeda pendapat.

Membuat Bisni Besar

Setelah dari usaha ekspor sepatu, Chairul membuka bisni yang dinamai Para Group. Para Group ini berfokus pada 3 bidang, yaitu pertama, Para Global Investindo yang berada di bidang keuangan. Kedua, Para Inti Investindo merupakan anak perusahaannya yang berada di bidang Media dan Investasi. Ketiga, Para Inti Propetindo yang berada di bidang properti.

Perusahaan tersebut berada dipayungi oleh perusahaan bernama Para Inti Holdindo. Bisnis ini yang dibuatnya semakin besar. Chairul Tanjung pun mengakusisi beberapa perusahaan lain, seperti bank Bank Tugu yang ia rubah Namanya menjadi Bank Mega, lalu ia juga mengakuisisi 100 persen saham dari merek supermarket internasional asal Perancis di Indonesia, Carrefour indonesia.

Membangun Trans Media

Chairul Tanjung dikenal sebagai pemilik dari Trans Media yang menjabatani Trns Tv dan Trans 7. Dalam memulai bisnis ini, Ia harus mengeluarkan dana sebesar 400 miliar rupiah. Akhirnya, Chairul harus meminjam uang ke Bank.

Pada tahun 2001 Trans TV berkembang, tetapi Chairul harus menanggung kerugian sampai 300 miliar setiap bulannya. Kerugian yang dialaminya pun berkurang seiring waktu.

Pada tahun 2001, Chairil merubah Para Grop menjadi CT Corp. CT Corp inilah yang menanungi Trans Corp (Media, hiburan, dan gaya hidup), CT Global Resources yang bergerak di sektor sumber daya alam), dan Mega Corp di bidang keuangan.