Keuntungan Investasi Saham Beserta Resikonya

keuntungan investasi saham

PrimaDaily – Dalam saham ada kita kenal keuntungan dan resiko investasi saham. Saham adalah bentuk investasi kekinian yang juga banyak digeluti oleh orang-orang.

Bukan hanya pebisnis, masyarakat biasa juga bisa untuk ikut dalam dunia investasi saham. Bahkan kalangan mahasiswa sudah banyak yang menggeluti bisnis ini.

Bagi pemula, bermain saham mungkin cukup sulit. Anda sebaiknya memperhatikan atau meminta bantuan kepada orang yang sudah pernah beriventasi saham. Saham dapat didefenisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang/pihak lain (badan usaha) dalam suatu perusahaan.

Keuntungan dan Resiko Saham

Keuntungan investasi saham yang bisa anda terima adalah:

  1. Anda akan memiliki hak ikut serta dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan dapat diakui sebagai pemilik perusahaan
  2. Menerima hak deviden dari setiap saham yang dimiliki
  3. Modal investasi saham bisa dari nominal yang kecil dulu
  4. Mendapat capital gain, yaitu selisih dari harga beli dan harga jual
  5. Transaksinya cukup mudah yaitu bisa secara online
  6. Bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja
  7. Transparan

Baca Juga : Cara Membangun Budaya Kerja Yang Baik

Resiko yang ditanggung:

  1. Jika perusahaan rugi, kita tidak akan mendapat deviden
  2. Perusahaan bangkrut
  3. Saham turun karena performa perusahaan kurang bagus atau bahkan reputasinya sudah tidak baik lagi
  4. Resiko suku bunga
  5. Inflasi
  6. Penurunan nilai tukar mata uang asing (valuta asing)
  7. Perpolitikan negara

Lihat Artikel Lainnya : Dampak Buruk Minum Kopi, Jika Kebanyakan!

Saat kita sudah mengenal keuntungan dan resiko-resiko yang akan kita dapatkan dalam investasi saham, maka pilihlah saham yang berkualitas. Anda dapat melihat jenis-jenis perusahaannya di situs bursa efek Indonesia. Langkah pertama adalah cari tahu seberapa besar emiten itu. Setelah itu lihatlah tren pendapatan dan net income selama dua tahun terakhir. Apakah pertumbuhan perusahaan tersebut konsisten atau tidak.

Ketika anda mendapatkan bagaimana gambaran kondisi perusahaan tersebut dengan para pesaingnya, anda bisa mengukur pangsa pasar dari produk-produk yang dihasilkan. Pastikan bahwa perusahaan yang anda pilih untuk berinvestasi saham masih dijalankan oleh pemiliknya.