Tips Mencegah Anak Terhindar Dari Cacingan

tips mencegah anak cacingan

PrimaDaily – Ada beberapa tips yang perlu dilakukan oleh orangtua untuk mencegah anak cacingan. Di Indonesia sendiri masih banyak ditemukan kasus cacingan, khususnya pada anak-anak.

Penyebabnya pun beragam, antara lain:

1. Lingkungan yang tidak bersih

2. Tidak mencuci tangan sesudah bermain (terutama di luar ruangan)

3. Mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi

4. Makanan yang disantap tidak matang betul

5. Anus yang kurang bersih

Perlu diketahui, ada juga penyebab lain yang bisa membuat anak cacingan. Beberapa jenis cacing berikut sebagai penyebabnya.

Cacing Pita

Cacing pita bisa kita kenali bentuknya karena mirip seperti pita, pipih dan memiliki ruas-ruas pada seluruh permukaan tubuhnya. Panjang pita ini saat dewasa bisa mencapai 2 hingga 3 meter. Cara cacing pita ini masuk ke dalam tubuh yaitu saat tangan bersentuhan dengan tinja/tanah yang mengandung telur cacing.

Jadi jika anak anda sedang bermain di tanah, sebaiknya langsung mencuci tangan dengan sabun dan air bersih. Karena kalau tidak, telur cacing tersebut akan masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang akan dimakan anak.

Contoh lainnya, telur cacing pita bisa hidup pada daging babi maupun daging sapi. Jadi sebaiknya cuci sampai bersih lalu jangan memasak daging tersebut dengan setengah matang.

LIHAT! Benarkah Rambut Rontok Bisa Menjadi Pertanda Kanker?

Cacing Kremi

Cacing kremi merupakan cacing berciri khas warna putih dan halus. Panjangnya berkisar 5 hingga 13 milimeter. Infeksi cacing ini sangat banyak menyerang anak-anak usia sekolah.

Penyebaran telur cacing ini bisa melalui makanan dan minuman, serta telapak tangan yang terkontaminasi.

Cacing Tambang

Cacing tambang atau cacing parasit hidup dalam usus halus manusia. Umumnya cacing tambang bisa hidup di tanah pada lingkungan yang sedang hangat atau lembab. Cacing tambang dewasa memiliki ukuran lima hingga tiga belas milimeter. Sama dengan cacing kremi.

Cacing ini juga bisa menembus kulit, misalnya melalui telapak kaki. Jika anda tidak menggunakan alas kaki saat keluar rumah dan memijak tanah, cacing tersebut akan masuk ke dalam sirkulasi darah. Sehingga ikut terbawa ke dalam paru-paru.

Cacing Gelang

Cacing gelang ini merupakan jenis cacing yang cukup besar dengan panjang sekitar 10 – 35 centimeter. Juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui tanah kemudian menyebar melalui pembuluh darah atau saluran getah bening.

Tanda-tanda anak jika terindikasi cacingan, yakni:

  • kekurangan gizi
  • merasa letih
  • kekurangan sel darah merah
  • sering mengeluh sakit perut
  • kerap merasakan gatal disekitaran anus pada malam hari

Tips Mencegah Anak Cacingan

Biasanya efek anak yang terkena cacingan, perutnya akan terlihat membuncit. Itu terjadi karena cacing sudah menyumbat usus. Jika terus didiamkan atau orangtua tidak menanggapi keluhan anak, maka akan memicu peradangan usus. Dampaknya usus bisa pecah dan berujung pada kematian.

Jadi orangtua jangan anggap sepele. Untuk mencegah anak cacingan, lakukanlah hal-hal berikut ini pada anak:

1. Selalu memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan anak

Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Langkah yang bisa anda lakukan seperti:

  • Ajarkan pada anak untuk selalu rutin menyuci kaki dan tangan usai bermain. Cucilah menggunakan air bersih serta sabun.
  • Rutin memotong kuku anak.
  • Ajarkan kepada anak supaya setelah melakukan buang air (baik BAK dan BAB) membersihkan kemaluan/dubur.
  • Cek kebiasaan anak yang suka menggigit kuku, katakan kepada anak bahwa kuman suka menempel di kuku.
  • perhatikan area bermain anak, upayakan untuk tidak bermain di area yang becek dan tidak berlumpur.

2. Minum obat cacing setiap enam bulan sekali

Jika perlu, konsultasikan dengan dokter agar anak diperbolehkan minum obat cacing pada anak yang masih berusia dua tahun atau 3 tiga tahun. Sebab anak yang masih berumur segitu akan rentan untuk terinfeksi kuman dan bakteri, karena anak suka bermain kotor-kotoran di luar guna menambah pengetahuannya,

3. Masak makanan dengan benar

Tips mencegah anak cacingan yang ketiga adalah pastikan bahwa masakan anda benar-benar matang. Perhatikan setiap lembaran sayur yang anda masak. Lalu, jangan biarkan anak mengonsumsi buah atau sayuran yang bisa dimakan secara langsung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.