Jamur Super Mahal di Dunia, Cek Harganya!

Jamur Super Mahal di Dunia

PrimaDaily – Nyatanya ada banyak jamur yang bisa disebut super mahal di dunia karena harganya yang tergolong fantastis. Hingga bisa setara dengan harga satu unit mobil mewah.

Jamur atau cendawan yaitu tanaman yang tidak berklorofil sehingga sifatnya heterotrof. Akan tetapi masih ada jenis jamur yang bisa dikonsumsi oleh manusia dengan membuatnya berbagai olahan. Bisa disajikan olahan sayur bahkan dijadikan sebagai camilan. Jamur yang bisa dikonsumsi memiliki rasa yang khas.

Lihat Juga Empat Negara dengan Makanan Termurah di Dunia

Pada jaman dahulu jamur digunakan sebagai obat tradisional hingga kini fungsinya menjadi berubah, yakni menjadi salah satu makanan paling mewah di dunia. Berikut jamur super mewah di dunia berharga mahal.

White Truffle

Jamur white truffle disebut sebagai salah satu jenis jamur yang bisa dikonsumsi dan harganya juga diklaim sangat mahal. Dari segi warna, jamur ini sedikit mirip dengan jahe. Maka oleh karena kelangkaannya, jamur ini sering diburu oleh sejumlah orang.

Untuk per 500 gramnya saja dibanderol sekitar Rp 53,5 juta. Hal ini dikarenakan sulitnya dalam memanen jamur white truffle. Pasalnya jamur ini bisa diperoleh di tempat-tempat terpencil Italia dan Prancis.

Yartsa Gunbu

Jamur ini memiliki bentuk yang cukup unik karena bentuknya mirip ulat dan tanpa tudung seperti kebanyakan jamur lainnya. Jamur yartsa gunbu biasanya hanya bisa ditemukan di pegunungan himalaya. Maka untuk memanennya saja dibutuhkan jarak tempuh ketinggian 3000 hingga 5000 meter.

Oleh karenanya jamur ini bisa dihargai sangat mahal yakni sekitar Rp 29,7 juta untuk setiap ons jamur yartsa gunbu. Maka muncul klaim bahwa orang-orang yang mampu membeli jamur ini melambangkan status serta kekayaan seseorang.

Matsutake

Jamur tradisional Jepang ini disebut juga dengan salah satu jamur termahal di dunia. Per 500 gramnya saja matsutake dibanderol seharga Rp 14 juta hingga Rp 29 juta. Harga yang tergolong mahal untuk sebuah jamur. Jamur ini pun cukup langka akan tetapi telah dibudidayakan di daerah Korea, Finlandia, dan China.