Sejumlah Efek Samping Dari Melakukan Operasi Plastik

Sejumlah Efek Samping Dari Melakukan Operasi Plastik

PrimaDaily – Seperti yang diketahui secara umum, tindakan operasi plastik dilakukan dengan alasan kecantikan namun tak jarang pula orang memperhatikan efek samping dari operasi plastik tersebut.

Padahal untuk melakukan operasi plastik bukanlah dibutuhkan biaya yang murah. Di Indonesia sendiri, sejumlah kalangan artis telah melakukan tindakan medis yang satu ini. Hal tersebut demi menunjang penampilan mereka terlihat menarik dimata para penggemarnya.

Lihat Pula: Waspadalah, Sejumlah Makanan Ini yang Membuat Anda Cepat Tua

Secara umum efek samping dari operasi plastik adalah rasa nyeri atau pembengkakan di area wajah. Tatkala demikian, masih ada efek samping lainnya yang perlu anda ketahui.

  • Bekas Luka

Jaringan parut merupakan bagian dalam proses penyembuhan luka sehabis operasi yang timbul akibat adanya kerusakan kulit. Kemunculan jaringan parut ini memang tidak selalu bisa diprediksi namun bisa dicegah dengan cara tidak merokok. Baik sebelum dan sesudah operasi dilakukan. Selain itu melakukan pola makan yang sesuai.

  • Nekrosis

Salah satu masalah yang dapat timbul setelah prosedur adalah kematian jaringan. Namun hal ini bukanlah sering terjadi karena resiko ini sangat kecil untuk diterima oleh pasien. Atau bahkan hampir tidak dijumpai.

  • Hematoma

Kepulan darah pada bagian luar pembuluh darah disebut dengan hematoma. Kondisi ini dapat terjadi setelah selesai proses operasi. Dimana membuat sekitar/area operasi tampak memar dan bengkak. Bersamaan dengan kemunculan kantong darah di bawah kulit.

  • Hasil Tidak Sesuai

Bukannya mendapat wajah yang diharapkan malah menjadi menimbulkan kerusakan kulit yang signifikan. Nah inilah kemungkinan besar salah satu ketakuan para pasien bedah plastik.

  • Infeksi

Infeksi luka yang didapatkan seseorang setelah usai melakukan operasi plastik sangatlah kecil, hanya terjadi sekitar 3% dari total kasus.

Pun demikian resiko ini dapat dipicu oleh bakteri yang masuk saat proses. Hingga akhirnya menyebabkan luka pada bekas sayatan medis.

  • Mati Rasa

Resiko kerusakan saraf atau mati rasa bisa ditemui dalam beberapa kasus selama prosedur operasi plastik. Nah jika saraf-saraf di wajah terluka maka hasilnya pun dapat menimbulkan mata ptosis atau kelopak mata atas menjadi turun.