Cara Memilih Helm bagi Penumpang Ojol Ditengah Pandemi

Cara Memilih Helm bagi Penumpang Ojol

PrimaDaily – Ditengah pandemi virus corona sangat perlu mengetahui cara memilih helm bagi penumpang ojol atau ojek online. Ini berguna agar penyebaran virus corona tidak terjadi. Menggunakan jasa ojol memang sudah tidak bisa lepas mengingat kebutuhan hidup sebagian orang.

Saat menggunakan jasa ojol, sangat diimbau untuk menggunakan helm sendiri. Hal tersebut dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona dari satu penumpang ke penumpang lainnya.

Praktisi keselamatan dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu memaparkan cara tepat memilih helm bakal kebutuhan penumpang ojek online. Jusri mengatakan, memilih pelindung kepala jangan hanya sekadar helm. Perhatikan beberapa hal sehingga keamanan kita sebagai penumpang terjamin.

Berikut cara memilih helm bagi penumpang ojol ditengah pandemi :

  • Ukuran

Yang pertama, pilihlah helm yang memiliki ukuran pas dengan kepala anda. Jangan terlalu longgar karena dapat menyebabkan cedera serius di bagian kepala saat terjadi hantaman.

Cara menguji helm yang pas atau tidak yaitu dengan cara memasukkan dua jari tangan pada sela pipi kanan dan kiri secara bersamaan. Jika jari masuk lebih dari dua berarti ukuran tersebut tidak sesuai.

  • Kaca Helm

Pilihlah helm yang menggunakankaca, ini berguna untuk melindungi wajah anda dari angin atau debu saat di perjalanan. Kaca helm juga bisa menajdi pelindung tambahan dari ancaman virus setelah pakai masker.

  • Warna Terang

Menurut Jusri memilih helm upayakan warna terang seperti putih, kuning, dan hijau. Ini membantu pengendara lain di belakang mengetahui keberadaan kita, terutama saat perjalanan dilakukan malam hari.

  • Helm Full Face atau Half Face

Helm ada dua kategori, yakni fullface sebagai idealnya helm pengendara dan halfface minimal. Jika full jelas melindungi kepala secara keseluruhan walau memang kadang membuat tidak leluasa atau pengap. Fullface yang ideal.

  • SNI

Jika tak ingin pusing soal kualitas, Jusri menyarankan pilihlah helm dengan label Standar Nasional Indonesia (SNI).

  • Gunakan Tas Helm

Agar lebih ringkas, kita disarankan menggunakan tas helm ketimbang harus dijinjing usai digunakan.

“Jangan karena harus bawa helm, terus helmnya ditenteng-tenteng. Itu malah jadi jorok. Gunakan tas helm. Banyak kok tas helm yang multifungsi, jadi selain bisa bawa peralatan kantor, muat juga untuk nyimpan helm. Jadi bersih dan terlindungi. Cukup satu tas,” kata Jusri