Hal yang Perlu Dilakukan Oleh Korban Kekerasan Seksual

Hal yang Perlu Dilakukan Oleh Korban Kekerasan Seksual

PrimaDaily – Korban kekerasan seksual hingga saat ini masih terus bertambah, khususnya terhadap kaum anak di bawah umur. Adapun kekerasan seksual tersebut dapat berupa:

  • Kasus pemerkosaan
  • Perbudakan seksual
  • Intimidasi seksual
  • Perdagangan kaum hawa untuk tujuan seksual
  • Eksploitasi seksual
  • Prostitusi paksa
  • Perkawinan paksa
  • Pemaksaan alat kontrasepsi dan sterilisasi
  • Pemaksaan aborsi
    dll

Lihat Lainnya: Trik Ampuh Membangunkan Pasangan di Pagi Hari Tanpa Buat Jengkel

Nah jika anda pernah mengalami hal tersebut, cobalah untuk memperhatikan hal-hal di bawah ini.

1. Anda Tidak Bersalah

Jika anda telah menjadi korban kekerasan seksual cobalah untuk tidak menyalahkan diri sendiri atas masalah yang sudah menimpa anda. Cobalah mampu membangun keyakinan bahwa pelakulah yang bersalah. Dengan begitu anda akan bisa menghadapi keputusan yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang anda hadapi.

2. Simpan Barang Bukti

Kumpul semua barang yang dapat dijadikan sebagai barbut (barang bukti). Misalnya dalam kasus pemerkosaan, pakaian yang anda kenakan bisa dijadikan barang bukti. Namun saat menyentuh alat bukti tersebut gunakan plastik agar tidak menghilangkan sidik jari pelaku.

3. Ceritakan dengan Orang Terpercaya

Anda bisa menceritakan masalah anda kepada orang yang terpercaya. Bisa berupa kawan ataupun orang yang anggap dekat. Setelah itu ceritakan semua kejadian yang menimpa anda. Guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu anda mengalami trauma dan juga dapat membantu anda di proses peradilan.

4. Mendatangi Layanan Kesehatan

Supaya lebih nyaman, anda bisa mendatangi pusat atau layanan kesehatan untuk memeriksakan usai anda menjadi korban pelecehan seksual.

5. Segera Lapor

Jangan dipendam, segera buat laporan ke petugas terdekat. Seperti kasus pemerkosaan, secara resmi setiap korban memang dapat dan harus melaporkannya ke polisi. Polisi kemudian akan memberikan surat permintaan visum et repertum untuk lebih mendalami kasus anda.

6. Pencatatan Kasus

Jangan lupa untuk mencatatkan kasus anda misalnya ke komnas perempuan. Setelah tercatat anda juga dapat memberikan informasi terbaru secara terus menerus agar perkembangan kasus anda ditangani dengan baik dan sesuai hukum.