7 Pantangan Cacar Air Perlu Diperhatikan Agar Cepat Sembuh

Pantangan Cacar Air

PrimaDaily – Pantangan cacar air perlu anda perhatikan agar tidak semakin menyebar sehingga cepat sembuh. Cacar air adalah infeksi yang penyebabnya adalah virus varicella-zoster.

Infeksi ini sangat menular melalui kontak langsung dan udara dari orang yang terinfeksi. Gejalanya berupa ruam kulit, bercak merah, bintil-bintil berisi air, dan kulit gatal.

Berikut 7 Pantangan Cacar Air Perlu Diperhatikan Agar Cepat Sembuh

1. Hindari Kontak Langsung dengan Orang Lain

Virus varicella-zoster sangat menular sebaiknya tidak pergi ke kantor, sekolah, tempat umum, atau tempat keramaian lainnya selama 5 hari atau sampai gejala cacar tersebut hilang.

Penderita cacar juga disarankan tidak melakukan kontak dengan orang-orang yang berisiko tinggi tertular cacar air, yaitu:

Wanita hamil, bayi dan anak-anak, semua orang dengan sistem imun lemah, orang yang sedang menjalani perawatan kanker dengan kemoterapi dan penderita penyakit lainnya.

2. Jangan Menggaruk Cacar

Menggaruk bagian cacar dapat memicu jaringan parut atau bekas luka. Anda juga dapat berisiko infeksi bakteri kulit dan memperlambat proses penyembuhan cacar air. Bila Anda tidak tahan menahan rasa gatal kulit tersebut, lakukan beberapa tips berikut:

Usap atau tepuk-tepuk area kulit yang gatal, lalu kompres dengan air hangat. Anda juga bisa mandi dengan pasta oatmeal yang dapat Anda buat secara alami atau dapat membelinya di toko obat.

Oleskan losion atau obat topikal lain untuk gatal-gatal yang mengandung calamine atau antihistamin.
Gunakan pakaian yang berbahan adem dan longgar.

3. Hindari Bepergian Jauh atau Travelling

Anda atau anak Anda mungkin tertular cacar air pada saat perjalanan wisata atau ke suatu tempat yang jauh dari rumah.

Bila terjadi, hindari pergi dengan transportasi apapun khususnya pesawat. Anda harus menunggu hingga 6 hari sampai gejala ruam kulit cacar air hilang.

Dan memastikan lepuh cacar air sudah kering dan sembuh. Anda baru bisa melanjutkan perjalanan hingga merasa cukup sehat untuk kembali ke rumah.

4. Jangan Menyebarkan Virus ke Orang Lain

Bila ada anggota keluarga yang terkenal cacar air, penyebaran virus varicella-zoster pada lingkungan rumah harus andahentikan. Caranya dengan membatasi kontak langsung dan membersihkan seluruh ruangan dalam dan luar rumah.

Pasalnya, virus varicella-zoster berisiko menyebar melalui kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi. Terutama bila Anda memiliki anak kecil, bersihkan semua benda-benda anak termasuk mainan, selimut, alat makan, pakaian, dan barang lainnya yang mungkin terkontaminasi.

5. Jangan sampai Dehidrasi

Makan sehat dan memenuhi kebutuhan cairan harian adalah kunci untuk memperkuat tubuh dalam mengatasi virus penyebab cacar air lebih cepat. Cacar air juga dapat menyebabkan mulut dan tenggorokan kering, serta meningkatkan risiko dehidrasi.

Penderita cacar air harus minum 8 gelas air mineral per hari (2 liter) atau minum cairan hidrasi lain seperti air kelapa, teh herbal, minuman khusus olahraga yang rendah gula, atau minuman dengan infus elektrolit. Hindari minuman yang bikin Anda cepat haus seperti kopi, soda, minuman manis, atau minuman berenergi.

6. Hindari Makanan Asin, Asam, Pedas dan Berlemak

Makanan asin dapat memperburuk gejala tenggorokan kering yang meningkatkan risiko dehidrasi. Sedangkan makanan pedas meningkatkan sensasi peradangan dan kulit terbakar. Terlebih bila pasien memiliki lepuh cacar air pada sekitar mulut.

Makanan dengan lemak tinggi dapat meningkatkan efek peradangan tubuh. Hasilnya, iritasi pada kulit akibat cacar air akan semakin buruk dan memperlambat penyembuhan. Anda dapat konsumsi makanan dengan lemak sehat seperti kentang rebus, alpukat, ubi jalar, tahu, ayam rebus, ikan rebus, dll.

Hindari makanan yang bersifat asam (acid) seperti acar, nanas, tomat, cuka, dan kopi. Ganti menu Anda dengan buah dan sayur yang bersifat non-acid seperti pisang, melon, beri, brokoli, kale, bayam, dan timun.

7. Jangan Menggunakan Ibuprofen atau Obat (OAINS) Lainnya

Obat parasetamol seperti ibuprofen digunakan untuk mengatasi demam, namun sebaiknya tidak digunakan pada demam saat cacar air. Cacar air adalah infeksi akibat virus yang berarti sistem imun tubuhlah yang akan bekerja untuk membunuh virus tersebut.

Obat demam termasuk aspirin, ibuprofen, dan obat antiinflamasi lainnya hanya dapat meredakan gejala, bukan menyembuhkan infeksi virus tersebut. Selain itu, penggunaan obat aspirin dan ibuprofen pada pasien cacar air memiliki efek samping yang membahayakan pada anak-anak.